Paku itu ada di dalam betis kaki Syafira 4 November 2011
Posted by masbloro in Sosial budaya.Tags: paku, Parepare, Sulawesi Selatan, Syafira
trackback
Syafira seorang anak berusia 3 tahun, ditemukan ibunya mengalami keanehan pada betis kakinya. Usut punya usut ternyata ada banyak paku yang tertanam di situ. Hal ini diketahui setelah dilakukan pengecekan dengan rontgen di Rumah Sakit Andi Makkasau.
Orang tua Syafira yang tinggal di daerah Parepare, Sulawesi Selatan menuturkan sebenarnya keanehan itu sudah ada ketika masih tinggal di Soppeng, Sulawesi Selatan.Walaupun si anak tidak merasakan apapun tentu kalo dibiarkan akan membahayakan Syafira.
Ada 27 benda asing yang berada di dalam betis si bocah paku sebanyak 23 biji, satu biji jarum, dan dua biji logam putih yang bersarang di betis kanan dan kiri. Sedangkan benda lain berada di punggung. Benda tersebut sepanjang 2 hingga 6 cm, di bagian betis kanan sebanyak 7 biji dan betis kiri sebanyak 19 biji.
Bagaimana paku itu bisa masuk tubuh Syafira? itu yang menjadi pertanyaan yang sulit dijawab. Karena ada informasi, paku-paku tersebut diduga sengaja dimasukkan. Pasalnya, pihak rumah sakit memastikan paku-paku tersebut adalah paku asli dan tidak mungkin tumbuh dengan sendirinya dalam tubuh Syafira.
Kecurigaan kian jelas setelah tim medis menemukan bekas luka yang sudah tertutup daging pada bagian betis sebelah kanan Syafira. Bekas luka itu sudah membentuk saluran menyerupai pipa. Dari saluran bekas luka inilah, dokter menduga paku-paku tersebut dimasukkan dengan sengaja.
“Secara medis, tidak mungkin paku itu tumbuh dalam tubuh manusia. Proses masuknya justru sementara kita lacak karena kita juga menemukan adanya paku yang baru dimasukkan. Dugaan ini muncul setelah tim menemukan bekas luka pada betis Syafira. Persoalan apakah ini tindak kriminal atau magis, kami tidak tahu,” ujar ahli bedah RSUD Andi Makkasau, dr Kamaruddin Said.
Kalo itu dianggap sebuah susuk tentu menjadi aneh karena susuk kok sebanyak itu. Apapun itu yang penting saat ini Syafira sudah mendapat penanganan medis untuk mengeluarkan paku tersebut.
Sumber : kompas.com


















Komentar»
No comments yet — be the first.